Kemarin
kubilang ‘Sunday, cepatlah berlalu, Sunday, cepatlah berlalu, Sunday, cepatlah
berlalu’. Terus saja seharian itu kukatakan begitu. Aku rasa lebih baik aku
tidur saja, berhibernasi untuk sehari kemarin. Harusnya Sunday kemarin tidak
ada dan langsung melaju ke hari ini. Sunday, Sunday, Sunday, Sunday, aku ingin
kamu cepat berlalu. Tapi tidak, rupanya hal seperti itu tidak bisa terjadi. Dan
akupun tetep melewati Sunday.
Malam
tadi, aku tidur di kontrakan temanku yang juga bernasib sama denganku. Sunday, cepatlah berlalu. Kami sama-sama
ingin melewati hari tanpa Sunday kemarin. Bertemu dengan teman seperjuangan dan
saudara senasib, kamipun saling diam karena sama-sama sedang bersedih harus
melewati Sunday di Jogja. Ya, sebenarnya permasalahannya adalah kami masih ada
di Jogja.